Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

Pembuatan Film Penembakan di Masjid Christchurch Menuai Kritik Dari PM Jacinda Ardern

Jakarta -  Pada Senin, Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern mengkritik rencana pembuatan movie terkait responsnya atas serangan di masjid Christchurch pada 2019 lalu. Dia menyebut waktu pembuatan tidak tepat dan subjek yang menjadi fokusnya keliru. Movie yang didukung AS berjudul "They Are Us" itu memicu kecaman di kalangan Muslim Selandia Baru, di mana para pemimpin komunitas Muslim menyebut proyek film itu mengedepankan narasi "penyelamat kulit putih". PM Ardern menyampaikan serangan tersebut - ketika seorang pria bersenjata dari supremasi kulit putih menyerang dua masjid saat salat Jumat dan menewaskan 51 orang dan melukai 40 lainnya-- masih "sangat mentah" bagi banyak warga Selandia Baru. Dia mengatakan para pembuat film tidak berkonsultasi dengannya terkait proyek tersebut, yang rencananya dibintangi aktris asal Australia, Rose Byrne sebagai pemimpin kelompok tengah-kiri. "Dalam pandangan saya, yang merupakan pandangan pribadi, itu r...

Masih Menjadi Kontroversi Ikon PON di Papua, Menpora Akan Mendiskusikan dengan Raffi-Nagita

Jakarta -  Terkait kontroversi penunjukan Raffi Ahmad-Nagita Slavina jadi ikon PON Papua, Menpora Zainudin Amali akan segera berkomunikasi dengan pasangan selebritas itu. Komunikasi itu, kata Menpora, bukan cuma dilakukan ke Raffi-Nagita saja. Ia pun akan menjalin komunikasi serupa dengan Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON). Hal ini dikarenakan, imbuh Amali, penunjukan Raffi Ahmad-Nagita Slavina sebagai ikon PON Papua murni dilakukan oleh PB PON. "Pertama, publik harus tahu keputusan penunjukan ikon PON bukan oleh pemerintah pusat, oleh Menpora, apalagi jika dikaitkan dengan Presiden. Sama sekali tidak, kami tak tahu menahu. Ini sepenuhnya keputusan PB PON, yang ketuanya Gubernur Papua (Lukas Enembe)," kata Amali dalam jumpa pers digital, Jumat (4/6/2021). "Tapi saya kira ini aspirasi masyarakat yang harus saya perhatikan. Saya akan komunikasi dengan PB PON supaya mempertimbangkan lagi, daripada ini menjadi kontra yang berkepanjangan. Saya juga akan komunikasi...